Secara pada day school maka pendidikan dijalankan sehari penuh

Secara umum full day school adalah program yang menyelenggarakan
proses belajar mengajar di sekolah selama sehari penuh. Umumnya sekolah yang
menyelenggarakan pendidikan full day school dimulai 07.00 sampai 16.00. Istilah
full day school berasal dari kata day school (bahasa Inggris) yang artinya hari
sekolah. Pengertian hari sekolah adalah hari yang digunakan sebuah institusi
untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak (atau usia sekolah). Dengan
menambahkan istilah full pada day school maka pendidikan dijalankan sehari
penuh mulai dari pagi hari hingga menjelang sore hari. Full day school berawal
pada awal sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat pada jenjang sekolah Taman
Kanak-kanak kemudian meluas pada jenjang yang lebih tinggi sampai dengan
sekolah menengah atas. Latar belakang munculnya Full Day Schooll adalah karena
semakin banyaknya kaum ibu yang memiliki anak berusia di bawah 6 tahun dan juga
bekerja di luar rumah. Dengan memasukkan anak-anak ke full day school, orang
tua berharap anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu belajar di lingkungan sekolah
dari pada di rumah dan anak-anak dapat berada kembali di rumah setelah
menjelang sore untuk berkumpul dengan orang tuanya ketika mereka pulang dari
bekerja dan dapat menyempatkan diri untuk menjemput anak mereka.

Berdasarkan topik diatas saya bisa menentukan elemen
berpikir kritis dan standar berpikir kritis dari topik, saya harus tahu dulu
pengertian elemen berpikir kritis dan standar kritis.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Elemen Berpikir Kritis adalah Elemen bagian/elemen yang
harus digunakan untuk memetakan pemikiran yang sistematis sedangkan Standar
Berpikir Kritis adalah standar yang akan digunakan dalam mengevaluasi tiap
elemen yang telah ditemukan sebelumnya.

Pemikiran masyarakat tentang full day school bagi pelajar
ada yang berpikir secara pro lalu ada juga yang berpikir secara kontra, yang
berpikir secara pro pasti setuju dengan full day school karena mempunyai alasan
bahwa pelajar akan mendapat hal positif di sekolah atau di kampus daripada di
luar sekolah atau kampus karena pada lingkungan luar banyak pengaruh buruk bagi
pelajar sedangkan berpikir kontra pasti berbanding terbalik atau tidak setuju
dengan full day school bagi pelajar dengan alasan pelajar akan mempunyai sosial
yang rendah dengan lingkungan disekitar rumahnya karena waktunya banyak di
habiskan di sekolah atau kampus.

Sebenarnya untuk mencapai keseimbangan antara kemampuan
akademik dengan kualitas karakter tidaklah harus mengedepankan keberadaan siswa
di sekolah atau di kampus. Karena kita tahu bahwasanya di Indonesia sendiri
mayoritas masyarakatnya masih mengalami keterbelakangan dalam hal semagat
belajar jika dibandingkan dengan negara lain yang lebih maju. Lagi pula jika
dilihat dari segi ideologis Indonesia, Indonesia bukanlah negara Kapitalis
ataupun Liberalis. Di mana setiap penduduknya mengutamakan uang dan kepentingan
individu. Berbeda dengan negara maju, di sana progran Full Day School sangat
cocok diterapkan. Karena para orang tua di negara maju tidak cukup memiliki
waktu luang untuk mendidik dan mengawasi putra-putri mereka dan pihak
sekolahlah yang sangat dibutuhkan untuk merauk masalah tersebut.