??Berbicara Tokugawa” sebagai akhir zamanpemerintahan Tokugawa dan berpuncak pada

??Berbicara mengenai Negara Jepang pikiran kita tidak terlepas dari bayang-banyang keunikan budayanya, keindahan alamnya saperti Gunung Fuji, keindahan Bunga sakura Jepang, makanan dan kulinernya yang khas, serta kemajuan teknologi dan penindustrian yang dimilikinya. Tidak mengherankan bahwa Negara Jepang ini tergolong sebagai negara maju di Asia dan di Dunia. Tentu saja jika kita melihat perkembangan Negara Jepang, pastinya membutuhkan perjuangan dan kerja keras dari pemerintahnya yang tentunnya  mendapat dukungan dari rakyat Jepang untuk menjadi negara maju dan penghasil industri tersebut. Ternyata dibalik itu semua, Negara Jepang  pada mulanya sebelum era revolusi (sebelum Restorasi Meiji) Negara Jepang duluanya merupakan Negara yang tergolong sebagai negara yang memiliki sistem tradisional bukanlah negara yang memiliki keunggulan seperti sekarang ini dan memiliki sistemnasionalis yang mau bekerjasama dan mengikuti perkembangan global. Bahkan Negara Jepang merupakan negara yang anti terhadap Bangsa Barat hal ini, terlihat dari zaman pemerintahan Tokugawa, dimana kala itu pemerintah dan masyarakat Jepang menolak Bangsa Barat serta kebudayaan barat  untuk masuk ke negerinya sendiri. Dan terkuak fakta yang menyebutkan bahwa Negara Jepang telah menutup dirinya selama 2,5 abad atau 2500 tahun lamanya, adapun hal yang menyebabkan Negara ini metutup dirinya yaitu dikarenakan oleh politik pemerintahan Tokugawa.?Misteri mengenai kebangkitan Negara Jepang ini dimulai dari  Zaman Restorasi Meiji. Restorasi Meiji atau Pembaruan Meiji adalah serangkaian peristiwa reformasidi Negara Jepang yang terjadi dalam kurun waktu 3 tahun yaitu dari tahun 1866 hingga tahun 1868, yang dilatarbelakangi oleh runtuhnya pemerintahan “Feodal-korup Keshogunan Tokugawa” sebagai akhir zamanpemerintahan Tokugawa dan berpuncak pada pengembalian kekuasaan di  Jepang kepada Kaisar pada tahun 1868 dan pada tahun ini dijadikan sebagai awal zaman Meiji. Zaman Meiji ini berlangsung kurang lebih 44 tahun yaitu dari tahun 1868 sampai dengan tahun 1912. Hasil yang ditimbulkan dari restorasi ini yaitu membawa perubahan besar-besaran pada struktur politik, sosial dan pendidikan Jepang. Kata Meiji sendiri memiliki makna”kekuasaan serta pencerahan” dimana pemerintah pada  zaman memiliki  tujuan untuk menggabungkan “kemajuan Barat” dengan nilai-nilai “Timur” tradisionalyang dimiliki oleh rakyat JepangAdapun sejarah atau tonggak lahirnya Restorasi Meiji ini yaitu berawal dari :